Deklarasi Anti-Bullying Warnai MPLS Ramah UPTD SMPN 3 Sindang, Kehadiran Tanda Tangan Kadisdik Indramayu Jadi Kehormatan Tersendiri
# *Deklarasi Anti-Bullying Warnai MPLS Ramah UPTD SMPN 3 Sindang, Kehadiran Tanda Tangan Kadisdik Indramayu Jadi Kehormatan Tersendiri*
*INDRAMAYU* — Semangat membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan menjadi pesan utama dalam pelaksanaan *Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah* di *UPTD SMP Negeri 3 Sindang, Kabupaten Indramayu. Salah satu agenda yang mendapat perhatian khusus adalah **Deklarasi Anti-Bullying*, yang menjadi simbol komitmen seluruh warga sekolah dalam menciptakan budaya saling menghormati dan menghargai.
Dalam kegiatan tersebut, *Deklarasi Anti-Bullying* ditandatangani oleh *Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Dr. H. Caridin, S.Pd., M.Si.*, bersama seluruh peserta MPLS. Momen tersebut menjadi kebanggaan sekaligus kehormatan bagi panitia penyelenggara karena menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap terwujudnya sekolah yang ramah anak.
> "Bagi panitia, penandatanganan deklarasi oleh Kepala Dinas Pendidikan bersama para peserta didik baru merupakan sebuah kehormatan dan motivasi besar untuk terus menghadirkan pendidikan yang berkarakter serta bebas dari segala bentuk perundungan."
Deklarasi tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen nyata untuk menanamkan nilai-nilai empati, toleransi, persaudaraan, dan kepedulian sejak hari pertama para siswa menginjakkan kaki di lingkungan sekolah.
Dalam suasana penuh keakraban, para peserta MPLS tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Didampingi guru, panitia, dan pembina, mereka menunjukkan semangat kebersamaan sebagai generasi yang siap belajar, berprestasi, dan saling menjaga satu sama lain.
Berdasarkan foto kegiatan, puluhan siswa baru bersama dewan guru dan panitia berfoto bersama di halaman sekolah usai pelaksanaan deklarasi. Ekspresi ceria dan simbol tangan yang mereka tunjukkan menjadi gambaran optimisme bahwa lingkungan belajar yang aman dan inklusif dapat diwujudkan melalui komitmen bersama.
Program *MPLS Ramah* sendiri merupakan bagian dari upaya menciptakan proses adaptasi peserta didik baru yang edukatif, menyenangkan, serta mengedepankan perlindungan hak anak. Melalui materi *Deklarasi Anti-Bullying*, sekolah berharap setiap siswa memiliki keberanian untuk menolak perundungan, menghargai perbedaan, serta menjadi agen perubahan dalam membangun budaya sekolah yang positif.
Dengan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, UPTD SMP Negeri 3 Sindang menegaskan komitmennya untuk melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
*"Sekolah Ramah dimulai dari hati yang saling menghargai. Bersama kita wujudkan UPTD SMPN 3 Sindang sebagai rumah belajar yang aman, nyaman, dan bebas bullying."*
Candra
