Pesilat Putra Putri SMPN 3 Sindang Berlaga di O2SN 2026 Indramayu: Menunjukkan Semangat Juang dan Sportivitas Generasi Muda
Pesilat Putra Putri SMPN 3 Sindang Berlaga di O2SN 2026 Indramayu: Menunjukkan Semangat Juang dan Sportivitas Generasi Muda
Indramayu, 20 Mei 2026 — Semangat juang dan sportivitas kembali ditunjukkan oleh siswa-siswi SMPN 3 Sindang dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 tingkat Kabupaten Indramayu yang digelar di Aula Kodim Indramayu. Dua pesilat terbaik SMPN 3 Sindang, yakni Salma Eka Putri dan Yoga Saputra, tampil penuh percaya diri membawa nama baik sekolah dalam cabang olahraga pencak silat.
Ajang O2SN tahun ini berlangsung meriah dengan diikuti banyak peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Indramayu. Para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok pertandingan karena tingginya antusiasme siswa yang ikut berlaga. Pada cabang pencak silat, para atlet menampilkan peragaan seni jurus standar IPSI yang meliputi jurus tangan kosong, jurus bergolok, dan jurus toya.
Penampilan Salma Eka Putri dan Yoga Saputra mendapat apresiasi dari para pelatih dan penonton karena mampu menunjukkan teknik, ketangkasan, keberanian, serta penghayatan gerakan yang baik. Keduanya tampil dengan penuh semangat dan disiplin sebagai wujud hasil latihan yang selama ini dijalani dengan tekun.
Pelatih tim SMPN 3 Sindang, Muh. Fadli mengatakan bahwa keikutsertaan para siswa dalam O2SN bukan hanya untuk mengejar prestasi semata, tetapi juga sebagai sarana membentuk karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan bermental juara.
“Alhamdulillah anak-anak tampil maksimal dan penuh semangat. Kami bangga karena mereka berani tampil membawa nama sekolah. Ini menjadi pengalaman berharga untuk melatih rasa percaya diri, sportivitas, dan mental bertanding,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina Ekstrakurikuler Pencak Silat SMPN 3 Sindang, H. Sujaya, S. Pd. mengatakan bahwa pencak silat bukan hanya olahraga bela diri, tetapi juga bagian dari warisan budaya bangsa yang harus terus dilestarikan oleh generasi muda.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memotivasi siswa untuk terus berprestasi, mencintai budaya bangsa, dan menjauhi hal-hal negatif. Menang atau kalah bukan tujuan utama, tetapi bagaimana siswa belajar disiplin, kerja keras, dan menghargai proses perjuangan,” tuturnya.
Keikutsertaan pesilat SMPN 3 Sindang dalam O2SN 2026 menjadi bukti bahwa sekolah terus mendukung pengembangan potensi siswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Semangat para atlet muda ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengharumkan nama sekolah di berbagai bidang.
Dengan semangat pantang menyerah dan jiwa kesatria, para pesilat muda SMPN 3 Sindang telah menunjukkan bahwa generasi muda Indramayu mampu tampil percaya diri, menjaga sportivitas, dan melestarikan budaya pencak silat sebagai identitas bangsa Indonesia.
Sujaya

